Bagian-bagian dan Anatomi Tubuh Koi

Januari 25th, 2013 Komentar Dimatikan

Bagian-bagian dan Anatomi Tubuh Koi

clip_image002

(Sumber: www.koi.net.au)

Koi merupakan sejenis ikan carp domestik modern. Anatomi atau morfologi organisme ini secara umum sama, namun akan bervariasi dalam ukuran dan bentuk. Memahami struktur serta konfigurasi organ tubuh ikan kesayangan Anda ini, dapat berguna untuk memelihara kesehatan serta pengobatan penyakitnya.

1 – Mata. Terletak secara bilateral dan masing-masing dapat digerakan secara independen. Jangkauan pengelihatannya luas, sebab dapat melihat sekaligus ke arah sisi tubuhnya dan atas-bawah.

2 – Liang hidung (nostril). Terletak didepan dan sedikit keatas dari mata. Berbentuk seperti pipa-U berukuran kecil tempat masuk keluar air, fungsi organ ini hanya sebagai indra penciuman.

3 – Sungut. Koi memiliki dua pasang sungut pendek di sudut atas mulutnya. Sungut ini dipenuhi indra perasa atau reseptor rasa (taste buds) untuk mendeteksi makanan.

4 – Insang. Alat pernapasan yang berfungsi seperti paru-paru pada manusia. Air tersedot melalui mulut Koi ke bukaan menuju insang dimana pertukaran gas O2 dengan CO2 terjadi. Oksigen dibawa oleh sistem kapilari dan pembuluh darah ke sel-sel tubuh Koi.

5 – Sirip pektorial. Berpasangan dan terletak di bagian depan bawah. Berfungsi untuk membelok, berhenti, dan mengaduk saat mencari makanan.

6 – Hati. Menyaring kotoran dari darah, mengontrol penggunaan makanan tercerna, juga menghasilkan cairan empedu.

7 – Kantung empedu. Persis dibawah hati dan menyimpan cairan empedu.

8 – Sirip pelvic/ventral. Terletak dibawah bagian tengah tubuh secara berpasangan, berukuran lebih kecil. Fungsinya mengontrol pergerakan horizontal dan vertical.

9 – Limpa. Juga terletak di dekat hati. Limpa memproduksi sel getah bening dan menyimpan sel darah merah.

10 – Usus. Saluran usus panjang untuk pencernaan. Catatan: Koi tidak memiliki perut, sehingga tidak dapat menyimpan makanan.

11 – Organ reproduksi. Letaknya dibawah sak renang (swim bladder). Testis bagi yang berkelamin jantan dan ovarium bagi betina. Sperma dan telur keluar dan masuk melalui bukaan yang disebut gonopore.

12 – Pori anal. Kelebihan air dan sisa pencernaan membentuk produk sisa dan urin yang keluar melalui uretra pada pori anal.

13 – Kantung kemih. Mengatur pengeluaran air berlebih untuk mempertahankan kadar garam yang dibutuhkan tubuh.

14 – Sirip anal. Sirip tunggal bagian bawah belakang, didepan ekor. Berfungsi memberi kestablian.

15 – Ekor (caudal). Fungsi utamanya untuk bergerak serta berenang cepat.

16 – Ginjal. Menyaring darah.

17 – Sak renang / swim bladder. Terdiri dari dua ruang yang terisi udara. Letaknya dibawah tulang punggung. Berfungsi sebagai alat pengapung; mengatur posisi ketinggian Koi.

18 – Sirip dorsal. Sirip tunggal berukuran panjang dan besar. Terletak diatas dan fungsi utamanya sebagai penyeimbang agar tubuh Koi tetap tegak.

19 – Mulut. Mulut Koi terletak sedikit dibawah pada ujung muka. Ikan Koi memiliki kebiasaan memakan di bawah.

21 – Telinga. Ikan memiliki telinga dalam yang menangkap getaran dalam air. Saluran suara (auditory canal) berhubungan dengan swim bladder dan digunakan sebahai penyeimbang.

22 – Sirip dan selaput lendir. Sirip Koi merupakan jenis cycloid. Kebanyakan Koi memiliki sirip pada seluruh tubuh kecuali kepala. Kulit dan sirip diselubungi mukosa pada sisi luar yang mengandung bahan pelindung. Warna dari Koi tergantung sel guanine pada kulit dibawah sirip.

23 – Sistem syaraf. Syaraf optik dan sensorik yang berpusat di kepala atau otak. Saraf tulang belakang melindungi syaraf yang mentransmit sinyal ke seluruh tubuh. (NAS)

Kata Kunci:

  • morfologi ikan koi
  • anatomi ikan koi
  • bagian tubuh ikan dan fungsinya
  • anatomi tubuh ikan
  • struktur tubuh ikan koi
  • Bagian tubuh ikan mas dan fungsinya
  • limfa ikan mas berfungsi untuk

Tagged , ,

Comments are closed.